Google Merilis Google for Jobs Guna Memudahkan Para Pencari Kerja
June 21, 2017
Sekarang mencari pekerjaan baru menjadi semakin mudah. Google baru baru ini meluncurkan fitur baru khusus tempat pencarian pekerjaan, dimana pada halaman hasil pencariannya memungkinkan anda mencari pekerjaan yang anda inginkan, terutma di perusahaan besar seperti, Linked In, Way Up, Direct Employers, Career Builder dan Facebook dan lain-lain. Google fo Jobs juga mencakup daftar pekerjaan di homepage perusahaan.
Idenya di sini adalah memberikan pencari kerja cara mudah untuk melihat pekerjaan yang tersedia tanpa harus pergi ke beberapa situs hanya untuk menemukan duplikat postingan dan banyak pekerjaan yang tidak relevan dengan kapasitasnya.
| Tampilan Gogle for Jobs Versi Web |
| © Provided by TechCrunch |
Facebook Gandeng ESL Tantang Twitch dalam Hal Streaming Esport
June 18, 2017
Media sosial terbesar di dunia, Facebook, beberapa waktu lalu mengumumkan salah satu langkah terbesarnya untuk sektor game profesional atau yang dikenal dengan esports.
Tidak hanya wacana semata, seperti yang dikutip dari Wall Street Journal, Facebook juga telah mengumumkan kesepakatannya dengan event organizer ESL untuk menayangkan 5.500 jam pertangan esports dan 1.500 jam konten eksklusif untuk sosial media melalui Facebook Live.
Langkah ini jelas menjadi sebuah hal yang menarik, mengingat di sektor ini, sudah ada Twitch yang terlebih dahulu mendunia dalam urusan broadcasting dan streaming.
Selain Twitch, juga ada nama besar lain seperti YouTube dari Google dan Beam dari Microsoft, yang sekitar satu tahun belakangan ini juga sedang fokus menggarap layanan streaming esports.
Meskipun merupakan sebuah langkah yang sangat besar, pengumuman kerja sama ini sepertinya hanya awal saja dari sekian banyak hal lain yang akan hadir.
Pasalnya, ESL sendiri telah memiliki hubungan dengan banyak organisasi esports seperti G2 Esports, Echo Fox, and Team Dignitas.
Sehingga bukan tidak mungkin organisasi-organisasi ini akan mendapat satu “tempat istimewa” di kanal Facebook nantinya.
8 Hal Menarik yang Disampaikan Google dalam Konferensi Google I/O 2017
June 04, 2017
Seperti tahun-tahun sebelumnya, pada pertengahan Mei 2017 ini, Google kembali mengadakan konferensi tahunan yang bertajuk Google I/O. Sayangnya, tahun ini mereka praktis tidak meluncurkan produk baru. Raksasa internet dunia tersebut hanya menghadirkan fitur-fitur baru untuk sistem operasi Android serta Google Home.
Berikut ini adalah delapan pengumuman menarik Google di hari pertama Google I/O 2017.
Google Lens dalam Google Assistant
With Google Lens, your smartphone camera won’t just see what you see, but will also understand what you see to help you take action. #io17 pic.twitter.com/viOmWFjqk1— Google (@Google) 17 Mei 2017
Google Lens adalah teknologi yang memungkinkan kamera smartphone untuk tidak hanya merekam gambar, namun juga mengetahui objek apa yang mereka tangkap. Contohnya, jika kamu mengarahkan kamera ke sebuah tanaman, maka kamu bisa mengetahui nama dari tanaman tersebut. Kamu pun bisa mengetahui rating dari sebuah restoran hanya dengan mengarahkan kamera ke restoran tersebut.
Teknologi ini sebenarnya telah dimanfaatkan Google untuk layanan penerjemahan Google Translate. Namun kini mereka juga memasukkannya ke layanan-layanan lain, seperti Google Assistant dan Google Photo. Dalam kesempatan yang sama, Google pun mengumumkan kalau mereka telah merilis aplikasi khusus Google Assistant untuk para pengguna iPhone.
Panggilan telepon lewat Google Home
Beberapa waktu yang lalu, Amazon telah mengumumkan kalau speaker pintar bernama Echo yang mereka buat kini bisa digunakan untuk melakukan panggilan telepon serta menerima telepon yang masuk. Seperti tak mau kalah, Google pun menambahkan fitur tersebut dalam produk serupa yang mereka buat, Google Home.
Berbeda dengan Echo, fitur panggilan telepon di Google Home hanya bisa digunakan untuk melakukan panggilan keluar. Hal ini mereka lakukan demi menjaga privasi dari pengguna.
Android Go, penerus untuk Android One
![]() |
| Gambar: Android Go |
Pada acara Google I/O di tahun 2014, Google telah meluncurkan Android One, versi lain dari sistem operasi Android yang bisa berjalan dengan memori dan koneksi internet yang terbatas. Dengan kehadiran Android One, mereka berharap bisa menjangkau masyarakat di negara-negara berkembang yang tidak mampu membeli smartphone flagship. Namun sejauh ini, produk tersebut belum berhasil meraih kesuksesan.
Tahun ini, Google kembali menghadirkan produk serupa yang mereka beri nama Android Go. Sistem operasi ini diklaim bisa berjalan dengan memori minimal 512 MB, dan semua aplikasi di dalamnya pun akan dioptimasi agar tidak terlalu boros memakai memori dan bandwidth.
Sistem operasi Android kini jangkau 2 miliar perangkat
Pada bulan September 2015 yang lalu, sistem operasi Android baru secara aktif digunakan oleh 1,5 miliar perangkat di seluruh dunia. Dan pada event Google I/O 2017 ini, Google mengumumkan kalau sistem operasi khusus perangkat mobile tersebut telah berhasil menjangkau dua miliar perangkat aktif. Saat ini, Android tidak hanya hadir di perangkat smartphone dan tablet, namun juga pada wearable, televisi, dan berbagai gadget lainnya.
Dalam kesempatan yang sama, Google pun mengumumkan peluncuran developer preview kedua dari Android O, yang sejauh ini belum mempunyai nama resmi. Para pemilik smartphone Pixel dan Nexus pun telah bisa mencobanya dengan bergabung di Android Beta Program.
Kotlin sebagai bahasa pemrograman resmi Android
![]() |
| Gambar: Kotlin sebagai bahasa resmi Android |
Kabar menarik untuk para developer, saat ini Google telah mengumumkan Kotlin sebagai salah satu bahasa pemrograman resmi untuk Android. Kotlin sendiri merupakan bahasa pemrograman yang dikembangkan oleh Jet Brains, yang kebetulan juga membangun dasar dari pembuatan Android Studio.
Demi memanfaatkan kemampuan machine learning mereka dalam membaca kebutuhan pengguna, Google pun meluncurkan layanan baru bernama Google for Jobs. Layanan ini bisa memperhitungkan banyak hal, mulai dari minat pribadi hingga waktu kamu berangkat ke kantor, dan memberikan lowongan pekerjaan yang sesuai.
Saat ini, Google mendapatkan berbagai lowongan pekerjaan tersebut dari pihak ketiga, seperti Facebook, LinkedIn, Glassdoor, Monster, hingga ZipRecruiter.
Perangkat VR tanpa smartphone
New #Daydream standalone headsets from partners like @htcvive won't require a phone or PC. #io17 pic.twitter.com/7TpYPJGEdU— Google (@Google) 17 Mei 2017
Pada tahun 2016 yang lalu, Google telah mengumumkan peluncuran perangkat VR Daydream. Sayangnya, perangkat tersebut masih membutuhkan smartphone yang dimasukkan ke dalamnya, untuk memunculkan tampilan VR.
Di Google I/O 2017 ini, Google pun mengumumkan kalau mereka tengah membuat perangkat VR yang bisa berjalan tanpa bantuan smartphone. Perangkat ini bisa memantau pergerakan kamu dengan sistem yang bernama WorldSense. Untuk pembuatannya, Google akan bekerja sama dengan Qualcomm, HTC, dan Lenovo.
TensorFlow Lite
![]() |
| Gambar: Tensor Flow |
CEO Google Sundar Pichai pun mengumumkan kalau pihaknya telah membuat versi terbaru dari Tensor Processing Unit, sebuah cip yang khusus dibuat untuk teknologi machine learning. Hal ini pun memungkinkan mereka untuk membuat TensorFlow Lite, yang bisa memudahkan para developer menggunakan machine learning dalam aplikasi mobile.
Panduan Pemula Dalam Memahami Artificial Intelligence atau AI
June 04, 2017
![]() |
| Gambar: Visualisasi AI |
Perkenalkan ini adalah Samantha, dia adalah asisten pribadimu yang datang dari masa depan yaitu 2025. ia bisa memilah e-mail, mengatur perencanaan rapat, bahkan memesan kebutuhan harianmu. ia juga bisa melukis dan mengarang puisi. Ia adalah asisten terbaikmu. Ia adalah kecerdasan buatan atau lebih dikenal dengan Artificial Intelligence (AI) dalam film Her (2013), yang menggambarkan bagaimana Siri dengan kemampuannya, dapat mengubah kehidupan manusia.
![]() |
| Gambar: Samantha dalam film Her (2013) |
Saat ini, perusahaan teknologi berskala besar berlomba-lomba untuk mewujudkan hal itu. Kamu pasti pernah membaca atau mendengar jargon AI, Pembelajaran Mesin (Machine Learning), Deep Learning, Jaringan Saraf (Neural Networks), atau Pemrosesan Bahasa Alami (Nature Language Processing). Mungkin kedenganran sedikit membingunkan. Oleh karena itu mari kita simak penjelasan dasar mengenai konsep AI terlebih dahulu dan penjelasannya.
Apa yang dimaksud dengan kecerdasan buatan atau AI?
Sederhananya, AI adalah suatu cara untuk menjadikan komputer berpikir secerdas atau melampaui kecerdasan manusia. Tujuannya adalah agar komputer dapat memiliki kemampuan untuk berperilaku, berpikir, dan mengambil keputusan layaknya manusia.
Ada dua macam kecerdasan buatan atau AI:
AI dengan kemampuan terbatas, atau AI lemah
AI jenis ini dirancang untuk menyelesaikan tugas-tugas yang sederhana. AI macam ini sudah ada di sekitar kita dan mereka bahkan mampu mengalahkan manusia dalam permainan catur, Jeopardy! (acara kuis di AS), dan yang terbaru, Go.
Asisten digital seperti Siri dan Cortana mampu memberi kita kabar mengenai cuaca. Selain itu mobil kendali otomatis juga sudah berseliweran di jalanan. Namun, kemampuan mereka terbatas. Mobil kendali otomatis tak dapat diajak bermain catur. Siri tak dapat membaca dan menghapus email tidak kamu perlukan. Kemampuan AI di level ini sangatlah terbatas dan tak mampu melakukan suatu hal di luar program orisinalnya.
![]() |
| Gambar: Cortona adalah contoh AI lemah |
AI dengan kemampuan tak terbatas atau AI kuat
Dari titik ini kita mulai memasuki ranah fiksi ilmiah. Samantha merupakan definisi yang paling pas untuk mendeskripsikan hal ini. Ia dapat mempelajari hal-hal baru dan memodifikasi basis kodenya sendiri. Ia dapat mengalahkanmu dalam permainan catur dan dapat menjadi sopir pribadi kamu.
Anatomi AI
Kini kamu paham bahwa AI dengan kemampuan tak terbatas adalah tujuan akhirnya. Bagaimana kita sampai ke sana? Ada lima hal yang perlu dikuasai AI tersebut:
1. Persepsi: Layaknya manusia, sebuah komputer memerlukan panca indra untuk berinteraksi dengan dunia. Namun, pada komputer jumlahnya bisa lebih dari lima. Komputer dapat dilengkapi dengan indra yang tak dimiliki manusia. Penglihatan maupun pendengaran yang luar biasa? Semuanya dapat terwujud lewat bantuan mesin.
2. Pemrosesan bahasa alami (NLP): Selain kemampuan pengindraan, AI juga harus mampu menyampaikan bahasa secara lisan maupun tulisan. Mereka perlu dibekali kemampuan untuk mengidentifikasi kalimat dan memahami perbedaan, aksen, dan maknanya. Ini adalah tugas yang sangat sulit bagi mesin, mengingat kalimat yang sama dapat mengandung arti yang berbeda-beda tergantung pada konteksnya.
3. Menyampaikan pengetahuan: Setelah AI mampu mengindra berbagai hal—objek, manusia, konsep, kata, dan simbol matematika—AI harus menemukan cara untuk menyampaikan segala informasi di dunia lewat pemikirannya sendiri.
4. Pengambilan keputusan: Setelah AI mengumpulkan data lewat indranya dan menghubungkan konsep yang ada, AI dapat menggunakan data-data tersebut untuk memecahkan masalah secara logis. Contohnya, perangkat lunak permainan catur dapat mengidentifikasi pergerakan yang dilakukan pemain manusia dan kemudian melancarkan strateginya sendiri
5. Perencanaan dan pemetaan: Untuk menjadi lebih manusiawi, AI tak bisa hanya berpikir seperti manusia. Ia harus hadir diantara kita. Oleh karenanya, para peneliti mencari cara untuk membantu AI memetakan dunia tiga dimensi dan merencanakan rute paling efektif. Kemampuan yang ada pada mobil kendali otomatis jelas harus semakin ditingkatkan, sebab satu kesalahan saja dapat membahayakan nyawa manusia.
Kamu dapat menemukan keterkaitan antara kelima hal ini dalam ranah tertentu seperti machine vision, yakni bidang yang digunakan dalam melakukan pencitraan dan analisisnya untuk menyelesaikan permasalahan. Contohnya Facebook, yang mempelajari foto-foto yang kamu unggah di media sosial mereka untuk menyarankan siapa saja yang harus kamu tag. Uniknya, hasilnya bisa akurat.
Mobil kendali otomatis mungkin merupakan implementasi machine vision paling kompleks saat ini. Ia harus mampu mengenali rambu-rambu lalu lintas, mengamati kondisi lalu lintas, dan memerhatikan keberadaan manusia, objek, maupun mobil lainnya. Ia juga harus tetap berfungsi dalam keadaan cuaca dengan visibilitas yang paling buruk sekalipun, siang dan malam, serta di jalanan yang layak maupun tidak layak untuk dilalui.
Meski diperlukan waktu berpuluh-puluh tahun hingga teknologi dapat sejajar dengan imajinasi manusia, pada akhirnya kita mungkin sudah berada di ambang revolusi AI, dengan investasi VC yang semakin berlimpah, semakin menjamurnya perusahaan-perusahaan teknologi terkemuka yang ikut terlibat pada penelitan dan pengembangan, serta semakin banyaknya kegunaan AI dalam kehidupan kita.
Salah satu faktor sahih yang berkontribusi terhadap perkembangan AI adalah Hukum Moore, yang memungkinkan terciptanya mikroprosesor dengan kemampuan komputasi yang lebih besar dalam ukuran yang lebih kecil. Kemampuan komputasi telah mencapai titik dimana AI telah berfungsi dengan baik dan harganya juga semakin terjangkau.
Big data adalah ranah lain yang ikut berperan dalam kebangkitan AI: Google membuat terobosan pada tahun 2012 kala mereka menciptakan suatu jaringan saraf yang telah disuplai dengan data berukuran sangat besar dan terdiri dari 10 juta video YouTube secara acak.
Hasilnya?
Jaringan saraf tersebut mampu mempelajari rupa kucing tanpa diajari oleh manusia. Tingkat akurasinya dalam mengidentifikasi hewan berbulu ini mencapai 75 persen.

![]() |
| Gambar: Google Self Driver Car |
Kamu dapat menemukan keterkaitan antara kelima hal ini dalam ranah tertentu seperti machine vision, yakni bidang yang digunakan dalam melakukan pencitraan dan analisisnya untuk menyelesaikan permasalahan. Contohnya Facebook, yang mempelajari foto-foto yang kamu unggah di media sosial mereka untuk menyarankan siapa saja yang harus kamu tag. Uniknya, hasilnya bisa akurat.
Mobil kendali otomatis mungkin merupakan implementasi machine vision paling kompleks saat ini. Ia harus mampu mengenali rambu-rambu lalu lintas, mengamati kondisi lalu lintas, dan memerhatikan keberadaan manusia, objek, maupun mobil lainnya. Ia juga harus tetap berfungsi dalam keadaan cuaca dengan visibilitas yang paling buruk sekalipun, siang dan malam, serta di jalanan yang layak maupun tidak layak untuk dilalui.
Hal-hal yang diperlukan untuk sampai kesana
Sebenarnya ini bukanlah semua konsep yang benar-benar baru. Konsep di atas pernah dipaparkan pada awal tahun 1956 pada konferensi Dartmouth yang kerap diklaim sebagai tonggak ranah informasi di bidang AI.Meski diperlukan waktu berpuluh-puluh tahun hingga teknologi dapat sejajar dengan imajinasi manusia, pada akhirnya kita mungkin sudah berada di ambang revolusi AI, dengan investasi VC yang semakin berlimpah, semakin menjamurnya perusahaan-perusahaan teknologi terkemuka yang ikut terlibat pada penelitan dan pengembangan, serta semakin banyaknya kegunaan AI dalam kehidupan kita.
Salah satu faktor sahih yang berkontribusi terhadap perkembangan AI adalah Hukum Moore, yang memungkinkan terciptanya mikroprosesor dengan kemampuan komputasi yang lebih besar dalam ukuran yang lebih kecil. Kemampuan komputasi telah mencapai titik dimana AI telah berfungsi dengan baik dan harganya juga semakin terjangkau.
Big data adalah ranah lain yang ikut berperan dalam kebangkitan AI: Google membuat terobosan pada tahun 2012 kala mereka menciptakan suatu jaringan saraf yang telah disuplai dengan data berukuran sangat besar dan terdiri dari 10 juta video YouTube secara acak.
Hasilnya?
Jaringan saraf tersebut mampu mempelajari rupa kucing tanpa diajari oleh manusia. Tingkat akurasinya dalam mengidentifikasi hewan berbulu ini mencapai 75 persen.
50 Tangga Music Barat Terbaru Juni 2017
May 11, 2017

Lagu Terbaru kali ini sangat memuaskan bagi para penggemar music indonesia khususnya. Kali ini Saya akan membagikan 50 tanggal lagu barat yang kebanyakan orang menyukainya.
| 1. | The Chainsmokers & Coldplay - Somethink Just Like This |
| 2. | Ed Sheeran - Shape of You |
| 3. | Bruno Mars - That's What I like |
| 4. | Clean Bandit - Symphony ft. Zara Larsson |
| 5. | Kygo, Selena Gomes - It Ain't Me |
| 6. | DJ Snake - Let Me Love You ft. Justin Bieber |
| 7. | The Chainsmokers Featuring Daya - Don't Let Me Down |
| 8. | Charlie Puth - Attention |
| 9. | Charlie Puth Featuring Selena Gomez - We Don't Talk Anymore |
| 10. | Ed Sheeran - Galway Girl |
| 11. | Twenty One Pilots - Ride |
| 12. | Coldplay - Hymn For The Weekend |
| 13. | Shawn Mendes - There's Nothing Holdin' Me Back |
| 14. | Zedd, Alessia Cara - Stay |
| 15. | The Chainsmokers - Paris |
| 16. | Maroon 5 feat. Kendrick Lamar - Don't Wanna Know |
| 17. | Kendrick Lamar - Humble |
| 18. | Imagine Dragon - Believer |
| 19. | PSY - New Face |
| 20. | Martin Garrix & Bebe Rexha - In The Name Of Love |
| 21. | Luis Fonsi, Deddy Yankee - Despacito ft Justin Bieber |
| 22. | Harry Style - Sign of the Time |
| 23. | Maron 5 - Cold ft. Future |
| 24. | G- Eazy & Kehlani - Good Life ( Fate of The Furious Sound) |
| 25. | The Weeknd - I Feel It Coming ft. Daft Punk |
| 26. | Kungs vs Cookin' On 3 Burners - This Girl |
| 27. | Beauty And The Beast Sound Track |
| 28. | Linkin Park - Heavy ft. Kiiara |
| 29. | Daya - Sit Still, Look Pretty |
| 30. | Hailee Steinfeld & Grey Featuring Zedd - Starving |
| 31. | Sia Featuring Kendrick Lamar - The Greatest |
| 32. | Usher Featuring Young Thug - No Limit |
| 33. | Machine Gun Kelly - Bad Things |
| 34. | Zayn Malik & Taylor Swift - I Dont Wanna Life Forever |
| 35. | DJ Khaled - Iam The One ft. Justin Bieber, Quavo, Chance The Rapper |
| 36. | Flume Featuring Kai - Never Be Like You |
| 37. | Katy Perry - Chained to The Rhythm ft. Skip Marley |
| 38. | P!nk - Just Like Fire |
| 39. | Fifth Harmony Featuring Ty Dolla $ign - Work From Home |
| 40. | The Weeknd Featuring Daft Punk - Starboy |
| 41. | Paramore - Hard Time |
| 42. | Coldplay - Hipnotized |
| 43. | Bebe Rexha - I got You |
| 44. | NIcki Minaj, Drake, Lil Wayne |
| 45. | Little Mix - No More Sad Song ft. Machine Gun Kelly |
| 46. | Ed Sheeran - Thinking Out Loud |
| 47. | Iggy Azalea - Reclassified |
| 48. | Imagine Dragons - Night Visions |
| 49. | Pitbull - Globalization |
| 50. | Alessia Cara - Scars To Your Beautiful |
Windows Developer Virtual Machines Rilis Desember 2016 Buat Para Pecinta Coding
December 24, 2016

Pada edisi Desember 2016, microsoft telah merilis Windows Developer Virtual Machines (VM) di Windows Dev Center. Dengan virtual machine ini, kamu bisa menguji program yang sedang kamu buat untuk berbagai perangkat yang berhubungan dengan Windows 10. Edisi kali ini sudah lengkap dengan berbagai fitur terbaru Windows seperti, developer tools, SDKs, dan berbagai sampel yang siap kamu uji. VM ini seperti biasa bisa dijalankan melalui Hyper-V, Parallels, VirtualBox, dan VMWare edition.
Windows Developer Virtual Machines terpisah menjadi dua bagian:
- Windows 10 Enterprise (Evaluation – Build 201610)
- Windows 10 Professional (Licensed – Build 201609)
Versi ini akan berakhir pada 8 April 2017.
Terus apa aja isinya ?
Windows Developer Virtual Machines (VM) Enterprise (Evaluation) version berisi:
- Windows 10 Enterprise Evaluation, Version 1607
- Visual Studio 2015 Community Update 3 (Build 14.0.25425.01)
- Windows developer SDK and tools (Build 14393)
- Microsoft Azure SDK for .NET (Build 2.9.6)
- Windows Bridge for iOS (0.2.161107)
- Windows UWP samples (November 2016 Update)
- Windows Bridge for iOS samples
- Bash on Ubuntu on Windows
Windows Developer Virtual Machines (VM) Provesional (Licensed) version berisi:
- Windows 10 Pro, Version 1607
- Visual Studio 2015 Community Update 3 (Build 14.0.25425.01)
- Windows developer SDK and tools (Build 14393)
- Microsoft Azure SDK for .NET (Build 2.9.6)
- Windows Bridge for iOS (0.2.161107)
- Windows UWP samples (November 2016 Update)
- Windows Bridge for iOS samples
- Bash on Ubuntu on Windows






